FANDOM


Indra Ōtsutsuki‎ (大筒木インドラ, ‎Ōtsutsuki Indora) adalah putra sulung Hagoromo Ōtsutsuki. Dia awalnya dianggap sebagai penerus yang paling tepat dari ajaran ayahnya, namun adalah adik laki-lakinya Asura yang akhirnya mewarisi hal ini – sebuah keputusan yang akan membuat kedua saudara tersebut untuk bertarung satu sama lain. Indra juga dianggap sebagai pencipta ninjutsu, dan leluhur dari klan Uchiha.[1]

Latar Belakang

Indra inventing Ninjutsu

Indra menciptakan Ninjutsu.

Di anime, terlepas dari kehilangan ibunya setelah kelahiran adik laki-lakinya Asura, masa kecil Indra tetaplah normal dan bahagia, ia menghabiskan waktunya dengan baik bersama ayah dan adiknya Asura,[2] atau secara teratur membaca buku dan tulisan ayahnya. Di bawah pengawasan ayah mereka, kedua saudara lelaki itu belajar Ninshū dengan harapan salah satu dari mereka menjadi penerus sang Petapa agung tersebut. Ketika Indra terus memukau semuanya orang dengan bakat alaminya dan tingkat pertumbuhan kemampuannya yang maju, ia mulai menunjukkan sisi cerdiknya, menyadari bagaimana chakra dapat diubah untuk melakukan hal-hal yang lebih fleksibel. Segera setelah itu, pengikut Ninshū lainnya belajar dari Indra dan mulai menggunakan inovasi baru ini untuk meningkatkan kualitas hidup baik bagi diri mereka sendiri maupun bagi desa. Sementara awalnya bangga dengan penemuannya, Indra menjadi khawatir ketika dia memperhatikan bahwa semua orang mulai lebih fokus pada pertumbuhan fisik daripada spiritual seperti apa yang dimaksudkan untuk Ninshū. Secara berkala, Zetsu Hitam diam-diam mendekati Indra sendirian, membujuknya dengan pujian dan rasa ingin tahu terhadap potensi sejati Indra, bahkan lebih jauh dengan mengatakan bahwa dia bisa menyainginya jika tidak melampaui Petapa Enam Jalan itu sendiri. Setelah membangunkan Sharingannya, Indra mulai mengingat bujukan dari sosok misterius itu, dengan fokus semata-mata pada latihannya dan semakin dingin serta semakin jauh terhadap orang lain, termasuk saudaranya.[3] Akhirnya, Hagoromo memutuskan untuk memilih penggantinya berdasarkan kinerja putra-putranya dengan menugasi mereka masing-masing dengan membantu suanu negeri asing.[4]

Setibanya di tujuannya, Indra mengetahui bahwa negara itu pada kenyataannya sangat subur karena adanya pohon Dewa Pohon kecil; Namun, ia juga menyadari bahwa itu menyebabkan orang-orang di sana secara bertahap menjadi sakit karena diserap nutrisinya. Memutuskan untuk menyelesaikan sesuatu dengan cepat, Indra menggunakan Sharingannya untuk memaksa penduduk desa untuk menghancurkan pohon muda itu dan menemukan air. Setelah kembali ke rumah, Indra terkejut bahwa Hagoromo memilih untuk menunggu kembalinya Asura juga sebelum membuat keputusan untuk penggantinya. Sambil menghormati keinginan ayahnya, Indra menjadi gelisah, sesuatu yang Zetsu Hitam jadikan kesempatan pada pertemuan lain, mengatakan bahwa visi Indra tentang masa depan berbeda dari Hagoromo. Setahun berlalu sejak kedua bersaudara itu menerima misi masing-masing, dan Indra terus melatih yang lain sambil mulai lagi untuk menghargai kehadiran orang-orang. Akhirnya, Asura kembali, tetapi dengan banyak orang dari desa dimana ia dikirim yang membantunya menyelesaikan misinya. Asura kemudian bertemu dengan saudaranya untuk mendengar keputusan terakhir Hagoromo.[5]

Black Zetsu Manipulating

Zetsu Hitam menggoda Indra untuk merebut hak Asura.

Ketika ayah mereka memilih Asura meneruskan mimpinya untuk menciptakan perdamaian di seluruh dunia, Indra marah karena adiknya dipilih darinya dan lebih dari itu ayahnya mencatat ketidakmampuan Indra untuk mengakui orang lain sambil berfokus pada kekuatan sebagai faktor dalam keputusannya.[1] Sementara Hagoromo mencoba berunding dengan Indra, mencatat bahwa desa yang dia "bantu" akhirnya hancur sendiri setelah dia pergi karena penduduk desa dengan ceroboh berebut air, kata-kata itu hanya masuk telinga kanan dan kelar telinga kiri. Di anime, kecewa terhadap keluarganya sambil secara bersamaan menikmati kekuatannya yang tumbuh, ia menjadi berpandangan ninshū ayahnya tidak lengkap dan pengecut dan ingin mengubahnya menjadi ninjutsu untuk mencerminkan pandangannya tentang menggunakan kekuatan untuk menciptakan kedamaian dan ketertiban. Untuk memastikan dia cukup kuat untuk menantang ayah dan adiknya, serta menyadari bahwa matanya tumbuh lebih kuat dari kehilangan sesuatu yang berharga, dia diam-diam membunuh dua teman terdekatnya untuk membangkitkan Mangekyō Sharingan. Pada malam perayaan Asura sebagai penerus ayahnya, Indra menyerang desa, menyuarakan rasa muaknya pada keluarga dan ninshū, serta bersikeras bahwa ninjutsu lebih unggul dan sarana sejati untuk perdamaian. Dengan kesadisannya, ia menyerang Asura, nanum terkejut pada kemampuan adik laki-lakinya itu dalam memukul mundur serangan tersebut. Bertekad untuk menghancurkan saudaranya dan mengambil posisi yang diinginkannya sebagai pembawa perdamaian sejati, Indra melepaskan Susanoonya. Sementara Asura mampu menahan kakaknya, setelah memanifestasikan kekuatan yang baru diturunkan kepadanya dari Hagoromo, sebuah bentuk chakra besar Indra mulai menyelimuti dirinya. Hagoromo kemudian membuat semua penduduk desa berbagi chakra mereka dengan Asura, yang memungkinkannya untuk sepenuhnya memanifestasikan kekuatannya dan melepaskan Elemen Kayu. Menggabungkan ini dan dengan Senjutsu Enam Jalan, Asura mampu mengalahkan Indra yang, masih menolak untuk mengakui saudaranya, lalu terpaksa mundur. Bertahun-tahun kemudian, Indra bersembunyi dan membentuk sekte yang mendukung ninjutsu. Ketika Hagoromo terbaring di ranjang ketika dia mendekati akhir hidupnya, Indra mendekati ayahnya, dan dengan berani memberitahunya bahwa pendekatan pengecutnya terhadap perdamaian hanya akan membawa perang yang lebih besar, yang akan dimanfaatkan oleh Indra untuk menghancurkan ninshū sambil bersumpah untuk melakukannya dalam hingga reinkarnasi berikutnya.[6]

Kepribadian

Indra's solitude

Indra berjalan dalam kemandirian dan kesendirian.

Dalam anime, sebagai anak muda, Indra adalah orang yang riang dan penuh kasih dan merawat serta bermain bahagia dengan adiknya.[2] Sebagai anak yang berpikiran dewasa, dia mengerti pentingnya kesabaran dan memikirkan segalanya. Dia sangat protektif terhadap adik laki-lakinya dan khawatir tentang masa depan Ninshū ketika orang lain mulai menyimpang dari sifat aslinya setelah penggunaan chakra yang berubah. Bahkan setelah dia dipuji sebagai seah keajaiban, dia memuji balik orang lain dengan rendah hati, karena dia hanya ingin membantu orang lain. Dia juga sangat berkomitmen untuk belajar dan praktik di kehidupan nyata.

Namun, setelah dimanipulasi dengan pujian berlebih oleh Zetsu Hitam dan belajar lebih banyak tentang kekuatannya yang sebenarnya, Indra terperdaya melihat betapa mengesankannya dia memahami kapasitas dan potensinya sendiri, sampai-sampai dia bangga menjadi berbeda dan mengharapkan kesempurnaan dari dirinya sendiri dan yang lain.[3] Dia menjadi sangat mandiri, seperti terbukti dari tekadnya untuk berjalan di jalannya sendiri tanpa bantuan. Saat dia melakukan segalanya dengan kekuatannya sendiri, dia percaya kekuatan dan kemampuan dapat mencapai apa pun, bahkan kedamaian, yang merupakan ideologi yang sama dengan neneknya. Karena itu, ia menjadi sangat keras dalam menegakkan hukum, percaya bahwa tidak ada pengecualian sama sekali.[4] Meskipun demikian, ia mampu menjaga kecemburuannya pada Asura menjadi penerus Ninshū sebagai pengganti ayahnya dan tidak sakit hati terhadap saudara dan ayahnya, yang sangat ia cintai dan hormati. Namun, perasaan penolakan yang terus-menerus dari ayahnya ini membuat Zetsu Hitam meyakinkan Indra untuk merebut gelar itu bagi dirinya sendiri karena itu adalah hak kesulungannya, dan membuat Indra menentang keputusan ayahnya.[7][8] Ini menyebabkan cinta yang dimiliki Indra untuk ayah dan saudara lelakinya akhirnya berubah menjadi kebencian dan menginginkan gelar sebaagi pemimpin Ninshū untuk dirinya sendiri. Kebencian dan ideologi Indra akan memiliki konsekuensi mengerikan bagi keturunannya. Terlebih lagi, di anime, Indra melihat Ninshū sebagai sarana yang cacat dan pengecut untuk mencapai perdamaian, dan dengan demikian berusaha mengubahnya menjadi sarana menggunakan kekuatan itu sendiri untuk menegakkan perdamaian. Keinginannya akan kekuasaan dan kebanggaan akan kebebasannya bahkan sampai dengan rela membunuh dua sahabatnya untuk mencapai kedua tujuan itu, walau dengan air mata dan permintaan maaf.[6]

Penampilan

Elderly Indra

Indra di usia paruh baya.

Indra memiliki rambut coklat panjang yang dipotong pendek di bagian atas. Dua ikatan yang dibungkus perban membingkai kedua sisi wajahnya. Alisnya dicukur pendek – simbol kemuliaan – dan matanya gelap. Kemudian, ia mulai mengikat rambutnya ke belakang dengan balutan panjang dan menggunakan tanda biru di sekitar matanya, tepatnya di bagian sudut-sudut. Dia mengenakan kimono berkerah tinggi berwarna cerah yang diikat tertutup selempang gelap. Kerah kimononya dihiasi dengan magatama. Dia mengenakan setelan hitam dan celana hitam. Saat melawan Asura, ia mengenakan baju besi di seluruh tubuh, dan rambutnya dibiarkan terurai di sekitar pakaiannya. Pada usia paruh baya, ia mempunyai kerutan kecil di sudut mulutnya dan rambutnya menjadi lebih rata dan menutupi mata kirinya.[6]

Kemampuan

Indra Using Susanoo

Susanoo Lengkap Indra.

Sejak usia muda, Indra diakui sebagai anak ajaib, bahkan oleh ayahnya yang legendaris, setelah mewarisi banyak kekuatan, bakat, dan gen yang kuat.[9] Dia memiliki bakat yang besar untuk setiap keterampilan atau ilmu yang dia pelajari. Selain itu, ia juga mewarisi "mata" ayahnya: chakra yang kuat, dan energi spiritual. Di anime, hampir semua pengikut Hagoromo memiliki sedikit keyakinan bahwa Indra akhirnya akan menjadi penerus ayahnya.[3]

Chakra dan Kecakapan Fisik

Dalam anime, ia terbukti sangat terampil dalam taijutsu, dengan tidak ada murid sesama Ninshū yang bisa menandinginya sedikit pun. Seperti ayahnya, ia memiliki chakra yang sangat kuat dan cadangan yang sama besar, mampu melepaskannya untuk banyak kegunaan, seperti untuk meningkatkan serangannya. Dia juga sangat hebat dengan manipulasi chakra, tidak pernah melepas lebih dari jumlah minimum absolut untuk tekniknya. Selain itu, ia dapat merasakan kehadiran Black Zetsu pada beberapa kesempatan.[3]

Ninjutsu

Bakat Indra secara alami unggul dalam ajaran ayahnya tentang Ninshū, yang akhirnya berkembang menjadi contoh tunggal gaya bertarung tersebut, yang kemudian dikenal sebagai ninjutsu asli yang sebenarnya. Tidak dapat dengan bebas memanipulasi dan mengubah chakra seperti ayahnya, Indra menciptakan segel tangan, keterampilan yang akan menjadi praktik di seluruh dunia ninja. Menciptakan berbagai teknik seperti Teknik Kloning pertama dan Teknik Penggantian Tubuh, bahkan Hagoromo kagum dengan prestasi putra sulungnya, mencatat betapa revolusionernya hal itu. Indra adalah seorang perajin yang terampil, ia membuat kunai primitif untuk pertempuran dan dari sana mengembangkan bentuk dasar shurikenjutsu.[3] Pada tahun-tahun berikutnya, ia juga menggunakan pedang, menunjukkan keahlian dalam kenjutsu.

Transformasi Alam

Dia bisa menggunakan Eleme Yin, dan di anime, Elemen Api serta Petir. Saat masih seorang anak, ia dapat menyalurkan petir ke tangannya, yang cukup kuat untuk membunuh babi hutan raksasa dengan satu pukulan, meskipun kekuatannya tidak normal.[3] Pada usia dewasa, keterampilannya dengan Elemen Petir ditingkatkan ke titik dimana ia bisa menyalurkan petir ke seluruh tubuhnya untuk melepaskan ledakan petir yang kuat pada target atau untuk meningkatkan Teknik Tubuh Berkedipnya.[6]

Dōjutsu

Sharingan

Indra's Sharingan

Sharingan Indra.

Indra memiliki bentuk dōjutsu turunan neneknya: Sharingan, yang ia bangunkan setelah menyelamatkan nyawa saudaranya.[3] Dengan demikian, ia dapat mengamati aliran dari chakra, hingga detail, secara akurat memprediksi pergerakan seseorang, dan melumpuhkan musuh dengan satu tatapan saja.

Mangekyō Sharingan

Indra's Mangekyō Sharingan

Mangekyō Sharingan Indra.

Seiring waktu, Indra membangunkan Mangekyō Sharingan, yang memiliki bentuk garis-garis yang berputar-putar yang berasal dari pupilnya.

Di anime, ia membangunkan dōjutsu setelah membunuh dua pengikut terdekatnya yang juga teman baiknya.[6] Dengan itu, ia membuka kunci kemampuan untuk menggunakan Susanoo. Karena bakatnya dan penguasaannya atas teknik itu sedemikian rupa sehingga ia bisa menggunakan Susanoo Tubuh Lengkap, yang seperti membuat kecil lanskap sekitarnya. Dia menggunakannya untuk melawan avatar pertempuran Asura.[10] Juga di anime, dengan mata kirinya, dia bisa menggunakan Hinokagutsuchi.[6]

Warisan

Penemuan ninjutsu oleh Indra kemudian terus digunakan dalam sejarah shinobi, meskipun banyak yang menganggap Hagoromo sebagai penciptanya dan bukan Indra; sebuah fakta yang terlupakan seiring waktu.

Meskipun tubuhnya hancur, chakra Indra terus ada. Chakranya bereinkarnasi ke berbagai individu sepanjang sejarah, dan reinkarnasinya juga akan mewarisi kehendaknya. Keinginan Indra akan gelar ayahnya menyebabkan pertumpahan darah dan konflik selama berabad-abad antara keturunannya dan Asura. Keturunan kedua bersaudara ini melanjutkan pertikaian ini selama berabad-abad yang akan datang. Keturunan Indra – klan Uchiha – akan bermusuhan dengan keturunan Asura klan Senju. Tidak ada klan yang tahu mengapa atau bagaimana kebencian mereka terhadap satu sama lain terjadi.[7]

Selama Periode Perang Antar Negara, Madara Uchiha adalah reinkarnasinya. Dengan bantuannya, Hashirama Senju, reinkarnasi Asura pada saat itu, menciptakan desa shinobi pertama, Konohagakure, dan membantu mendirikan sistem ninja kontemporer. Namun, karena ambisinya, rasa tidak nyaman, dan godaan Zetsu Hitam, Madara membelot, dan melanjutkan konfliknya dengan Hashirama. Setelah pertarungan terakhir mereka di Lembah Akhir, Madara mencuri DNA Hashirama, yang kemudian ia tanam ke dalam lukanya. Sebagian chakra Asura bergabung dengan chakra Indra di dalam Madara, dan akhirnya, ia membangunkan Rinnegan, sesuatu yang sudah diperingatkan Hagoromo.[11]

Indra's Successor

Chakra Indra yang mendiami Sasuke Uchiha.

Ketika Madara dan Hashirama meninggal, siklus reinkarnasi berlanjut. Sasuke Uchiha menjadi pewaris terbaru chakra Indra dan Naruto Uzumaki mewarisi chakra dan keinginan Asura. Karena konflik berabad-abad yang timbul dari kebencian Indra dan keputusan Hagoromo untuk memilih Asura, roh Hagoromo memutuskan untuk memberikan kekuatannya kepada Naruto dan Sasuke ketika ia dapat muncul di hadapan mereka. Dia berharap kebencian yang dirasakan oleh Sasuke akan berubah menjadi cinta, dan bahwa kedua reinkarnasi putranya akan dapat bekerja sama.

Pada akhirnya, Naruto berhasil menyelesaikan apa yang gagal dilakukan oleh semua reinkarnasi sebelumnya: mengakhiri keretakan di antara dua garis saudara yang bereinkarnasi. Naruto mencapai ini setelah mengalahkan Sasuke, yang akhirnya mengakui Naruto di akhir pertarungan mereka. Ini mengakhiri pertikaian pahit yang telah berlangsung selama berabad-abad. Menurut Zetsu Hitam, reinkarnasi dari Indra dan Asura hampir selalu bertentangan satu sama lain dan jarang bekerja bersama. Naruto dan Sasuke adalah salah satu pengecualian, dengan asumsi pengecualian lain telah ada selama berabad-abad.

Video Games

Indra Ōtsutsuki adalah playable character dalam video games berikut:

Nama Game Rilis Bahasa Jepang Rilis Bahasa Inggris
Naruto Shippūden: Ultimate Ninja Blazing 14 Juli 2016 24 Agustus 2016
Naruto: Shinobi Collection Shippū Ranbu 27 Juli 2015

Trivia

  • "Indra" secara harfiah berarti "Raja Dewa" dalam bahasa Sansekerta.
  • Persaingan Indra dan Asura dan keturunan mereka (Uchiha dan Senju) berasal dari agama Hindu dan Buddha di mana para Dewa, yang dipimpin oleh Indra, berada dalam pertempuran terus-menerus melawan Asura. Dalam ajaran sebenarnya, Asura jahat dan Indra baik hati. Namun, dalam seri ini, peran tersebut dibalik.
Indra's Mangekyō Sharingan (anime)

Mangekyo Sharingan Indra kemudian di anime.

  • Diperkirakan oleh Madara bahwa tomoe Mangekyō Sharingan sebagian orang terhubung langsung ke Indrameskipun langka, baik dia dan Sasuke memilikinya dan dengan demikian berspekulasi mereka memiliki koneksi di luar darah, dengan demikian sebagai reinkarnasi Indra sepertinya dia tampaknya tidak menyadari hal tersebut.
  • Selama debutnya, Mangekyō Indra digambarkan dengan pola berputar. Kemudian di anime, pola Mangekyō Sharingan Indra diubah menjadi sama dengan Sasuke.

Referensi

  1. 1,0 1,1 1,2 Buku Data Keempat, halaman 25
  2. 2,0 2,1 Naruto: Shippūden episode 464
  3. 3,0 3,1 3,2 3,3 3,4 3,5 3,6 Naruto: Shippūden episode 465
  4. 4,0 4,1 Naruto: Shippūden episode 466
  5. Naruto: Shippūden episode 467
  6. 6,0 6,1 6,2 6,3 6,4 6,5 Naruto: Shippūden episode 468
  7. 7,0 7,1 Naruto bab 462, halaman 12-13
  8. Naruto bab 681, halaman 10
  9. Naruto bab 670, halaman 12
  10. Naruto bab 670, halaman 17
  11. Naruto bab 671, halaman 7
Community content is available under CC-BY-SA unless otherwise noted.